Thursday, Mar 30th 2017
  • Kerja Bakti bersama warga Marunda Ikon Regional Jakarta Utara

    Yayasan Danamon Peduli turut serta membersihkan lingkungan

  • Seorang pedagang menggunakan fasilitas kebersihan di pasar binaan Yayasan Danamon Peduli

    Tingkatkan kesadaran akan kebersihan di sekitar pasar dengan kebiasaan mencuci tangan

Yayasan Danamon Peduli Selenggarakan Festival Pasar Rakyat di Pasar Bunder


Sragen, 21 Mei 2016. Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) menyelenggarakan Festival Pasar Rakyat (FPR) ke-9 di Pasar Bunder Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kegiatan FPR yang menampilkan  pengusaha dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini juga menjadi rangkaian peringatan hari ulang tahun Kabupaten Sragen yang ke-270.

Hadir dalam Festival Pasar Rakyat Bunder tersebut Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati; Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO; Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi; National Sales Distribution Head Danamon Simpan Pinjam, Reza Rusly; serta Regional Corporate Officer Danamon untuk Wilayah Jawa Tengah, Irwan Yoga.

Indonesia adalah bangsa yang kaya, hal ini tercermin dari keberagaman pasar tradisional atau pasar rakyat yang kita miliki. Sebuah pasar menjadi refleksi dari kekayaan dan perkembangan ekonomi daerahnya. Di dalam sebuah pasar tidak saja bisa kita dapati berbagai komoditas yang umum dan khas, namun juga hal baik lainnya seperti jejak sejarah, arsitektur, kekayaan kuliner, kearifan lokal serta akulturasi budaya,” kata Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli. “Oleh sebab itu, dalam semangat perayaan hari jadi Kabupaten Sragen yang ke-270, mari kita bersama merayakan keberagaman dan kekayaan yang kita miliki yang ada di pasar rakyat,himbau Restu.

Pasar Bunder merupakan salah satu pasar percontohan program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) yang dijalankan Danamon Peduli dan bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Sragen sejak tahun 2010. Melalui kampanye yang berjudul Jelajah Pasar Rakyat Nusantara dan kegiatan FPR, Danamon Peduli mengambil langkah strategis dengan memasukkan aspek promosi di dalam pelaksanaan program Pasar Sejahtera. Kegiatan FPR ini menjadi salah satu kegiatan utama Danamon Peduli di tahun 2016, dimana pada tahun ini Danamon Peduli memiliki anggaran sebesar Rp 12,5 miliar untuk mendukung kegiatan tanggung jawab sosial.

Festival Pasar Rakyat Sragen diawali dengan Festival Kuliner pada hari Minggu 15 Mei 2016, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day di alun-alun Kabupaten Sragen. Festival Kuliner tersebut menampilkan 25 UMKM yang menjajakan ragam panganan dan minuman, serta berpartisipasi dalam beberapa kategori perlombaan seperti: “Makanan Terfavorit”, “Kostum Terbaik”, serta “Tatanan Dagang Terbaik.”

Rangkaian acara dilanjutkan di tanggal 15 - 18 Mei 2016, melalui study tour pelajar SMA / sederajat ke Pasar Bunder, lomba cerdas cermat antar pasar, lomba siaran di radio komunitas Swara Swadaya Pasar Bunder dan lomba desain t-shirt dengan tema “Hari Ulang Tahun Sragen dan Pasar Rakyat.” Sedangkan untuk puncak acara digelar kirab komunitas Pasar Bunder, talkshow, amazing race pasar, lomba wiron, lomba mengenakan pakaian adat Jawa Tengah dan Bank Sampah Award.

“Study tour pelajar sekolah ke pasar rakyat merupakan pengembangan dari upaya pelibatan masyarakat dalam program Pasar Sejahtera khususnya di Pasar Bunder. Kami berupaya untuk melibatkan banyak golongan ke pasar. Golongan muda tentu saja memiliki peran penting untuk mengenal pasarnya karena mereka nantinya akan menjadi generasi penerus yang bukan saja berbelanja di pasar rakyat, namun sangat mungkin bekerja pada institusi yang nantinya akan bersinggungan dengan pengembangan pasar rakyat,” lanjut Restu. Lebih dari 50 siswa/i SMA / sederajat di Sragen pada kesempatan tersebut berinteraksi langsung dengan komunitas pasar, dengan harapan akan menumbuhkan pemahaman bahwa pasar adalah milik bersama.

Semangat Danamon Peduli dalam mengembangkan pasar rakyat di Indonesia juga menjadi komitmen bersama dari Danamon. Hal ini tercermin melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP) yang merupakan lini bisnis Danamon di sektor pembiayaan usaha mikro.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Perbankan Mikro Danamon, Satinder Pal Singh Ahluwalia, menjelaskan bahwa pasar rakyat memiliki fungsi penting terhadap kesejahteraan masyarakat karena di dalamnya terdapat pengusaha-pengusaha mikro yang berkontribusi dalam perekonomian wilayah maupun nasional dan juga dalam menciptakan lapangan kerja. “Dengan pengalaman 12 tahun bermitra bersama para pedagang pasar, peran Danamon Simpan Pinjam bukan hanya menyediakan layanan perbankan kepada pedagang pasar sebagai nasabah, namun juga membantu mereka menjadi pengusaha mikro yang sukses. Hal ini sejalan dengan visi Danamon, yaitu Kita Peduli dan Membantu Jutaan Orang Mencapai Kesejahteraan,” imbuh Satinder.



Share the knowledge...